spot_img
spot_img
spot_img
Rabu, Oktober 21, 2026
BerandaBirokrasi JakartaLebih Dekat dengan Warga, DMI DKI Cetak Takmir Masjid Jadi Garda Depan...

Lebih Dekat dengan Warga, DMI DKI Cetak Takmir Masjid Jadi Garda Depan Siaga Bencana

- Advertisement -spot_img

​JAKARTAMUDA.ID – Jakarta kembali memperkuat ketangguhan kotanya melalui kolaborasi lintas sektor yang inklusif. Menjawab instruksi Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi tantangan musim kemarau 2026, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah progresif dengan membentuk Relawan Takmir Masjid Siaga Bencana.

​Inisiatif strategis ini merupakan tindak lanjut langsung dari Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau 2026 yang dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Silang Monas. Dalam apel tersebut, pemprov mengerahkan ribuan personel dan puluhan armada air guna mengantisipasi potensi kekeringan, krisis air bersih, hingga ancaman kebakaran akibat fenomena El Niño.

Baca Juga :  Gubernur DKI Apresiasi Website Udara Jakarta: Warga Bisa Pantau Prediksi Kualitas Udara

​Sebagai bentuk dukungan nyata dari tingkat akar rumput, DMI DKI Jakarta menggelar Pelatihan Mitigasi Kebencanaan di Gedung PPPIJ, Jakarta Islamic Centre, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 100 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari wilayah rawan bencana digembleng langsung agar siap menjadi motor penggerak keselamatan lingkungan.

​Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta, Reinhard Sirait, memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya inisiatif berbasis komunitas ini. Menurutnya, masjid memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki institusi lain: kedekatan fisik dengan warga dan kecepatan arus informasi.

​“Pak Gubernur sangat mengapresiasi inisiatif relawan ini, karena hari ini masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat kegiatan sosial. Komunikasinya paling cepat sampai ke masyarakat,” ujar Reinhard.

​Ketika situasi darurat melanda—mulai dari krisis air hingga bencana lingkungan—jaringan takmir dan jamaah masjid dinilai mampu menjadi simpul komunikasi darurat yang efektif sebelum bantuan resmi tiba.

Baca Juga :  Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Resmi Dilantik, Simak Harapan Pemerintah

​Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta, KH Mamun Al Ayubi, menekankan bahwa masjid harus senantiasa hadir memberikan solusi konkret bagi persoalan umat. Pelatihan ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan upaya sadar membangun ketahanan kolektif.

Pusat Pengetahuan: Mengedukasi jamaah dan warga sekitar tentang mitigasi risiko bencana sejak dini.

​Respon Cepat: Membekali takmir dengan keterampilan pertolongan pertama (first aid) bekerja sama dengan PMI Jakarta Pusat.

Baca Juga :  GEMA CITA Apresiasi Dilantiknya 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI Jakarta

Mitigasi Terpadu: Memahami pola penanganan darurat bersama BPBD DKI Jakarta, termasuk menghubungkan warga dengan layanan cepat tanggap Jakarta Siaga 112.

​“Kita ingin lahir takmir-takmir masjid yang tanggap, peduli, dan siap menjadi bagian dari relawan kebencanaan. Masjid harus menjadi pusat ketangguhan masyarakat,” tegas KH Mamun.

​Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan pengurus rumah ibadah, masjid di Jakarta kini bersiap mengemban fungsi ganda: sebagai rumah bagi ketenangan spiritual sekaligus benteng pertahanan sosial di masa krisis.(jm).

- Advertisement -spot_img
Terbaru
- Advertisement -spot_img
Rekomendasi
Berita Populer
- Advertisement -spot_img