spot_img
spot_img
spot_img
Rabu, Oktober 21, 2026
BerandaHeadlineDihantam Rudal Iran, Kapal Induk AS Remuk, Kabur dari Medan Pertempuran

Dihantam Rudal Iran, Kapal Induk AS Remuk, Kabur dari Medan Pertempuran

- Advertisement -spot_img

SELAT HORMUZ, Jakartamuda.id – Amerika Serikat (AS) menderita kekalahan telak menyusul kerusakan parah yang diderita kapal perang, termasuk kapal induk AS akibat serangan rudal Iran. Serangan menghancurkan itu dilakukan militer Iran menggunakan rudal balistik, pada Minggu (6/9/2026).

Anadolu Agency mengabarkan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut dua kapal perang Amerika Serikat mengalami kerusakan dan “kabur atau melarikan diri dari medan pertempuran” di sekitar Selat Hormuz. IRGC juga mengklaim Komando Pusat militer AS (CENTCOM) telah mengakui bahwa dua kapal perang Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan.

Baca Juga :  Ini Respon OJK Atas Putusan MK soal Uang Pensiun Bisa Dicairkan Sekaligus

Militer Iran kemudian menyebut pernyataan tersebut sebagai konfirmasi atas keberhasilan operasi yang mereka lakukan. Namun, klaim mengenai tingkat kerusakan kapal perang AS tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

IRGC juga memperingatkan Washington bahwa aksi militer yang terus dilakukan terhadap Iran akan memicu respons yang disebut bakal “lebih berat” dari angkatan bersenjata Iran.

Selain klaim serangan terhadap kapal perang, IRGC sebelumnya juga menyatakan telah menyerang kapal militer Amerika Serikat yang dikendalikan dari jarak jauh. Menurut pernyataan yang disampaikan pada Minggu pagi, kapal tersebut disebut berupaya memasuki Selat Hormuz. Namun, IRGC tidak memberikan rincian mengenai operasi tersebut, termasuk jenis senjata yang digunakan maupun dampak serangan terhadap kapal.

Baca Juga :  Gunung Api di Indonesia Meletus Bersamaan, Begini Dugaan Profesor BRIN

IRGC juga menyatakan telah menargetkan tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz serta tiga kapal yang terkait dengan Amerika Serikat di lokasi lain. Serangan tersebut disebut sebagai respons Iran setelah Washington sebelumnya menyerang kapal-kapal tanker yang terkait dengan Teheran. [*/RED]

- Advertisement -spot_img
Terbaru
- Advertisement -spot_img
Rekomendasi
Berita Populer
- Advertisement -spot_img