JAKARTA, Jakartamuda.id — Apresiasi tinggi layak diberikan kepada para pahlawan balik layar tempat ibadah di ibu kota. Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) DKI Jakarta menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus mendukung anak muda, pengabdi agama, dan kesejahteraan pengurus masjid di Jakarta.
Langkah keren ini ditandai lewat penyerahan bantuan keagamaan secara simbolis di Balai Agung, Balai Kota Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026).
Ketua PW DMI DKI Jakarta, K.H. Ma’mun Al-Ayubi, tak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Kebijakan memberangkatkan para marbot masjid untuk beribadah umrah secara gratis dinilai sebagai bentuk penghargaan yang sangat impactful dan menyentuh hati.
”Selama ini para marbot bekerja non-stop 24 jam menjaga kebersihan, kerapihan, dan kenyamanan ibadah umat. Karena itu, penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta yang memberangkatkan 46 marbot untuk ibadah umrah ini sangat kami syukuri dan bikin bahagia banget,” ungkap K.H. Ma’mun Al-Ayubi.
Sebanyak 46 marbot pilihan dari 44 kecamatan se-DKI Jakarta dipastikan bakal terbang ke Tanah Suci. Pemberangkatan dibagi dalam dua gelombang, yakni pada 24 Oktober dan 2 November 2026.
Bukan sekadar ibadah, momen ini diharapkan jadi ajang upgrade skill dan wawasan keagamaan bagi para penjaga masjid.
”Harapan kita, para marbot dan imam yang berangkat bisa belajar langsung bagaimana keteladanan serta mewahnya tata kelola pelayanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bedanya cuma lokasi—mereka bertugas di Haramain, kita di Jakarta. Tapi core mission-nya sama: merawat dan meramaikan rumah Allah,” tambah K.H. Ma’mun.
Nggak cuma apresiasi marbot, Pemprov DKI juga fokus merawat kenyamanan tempat ibadah biar makin vibes-nya makin adem dan estetik secara audio.
Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, H. Matsani, memaparkan program peremajaan sarana ibadah berupa bantuan sound system senilai Rp40.000.000,- per masjid. Bantuan hibah DMI DKI Jakarta TA 2026 dengan total anggaran Rp5 miliar ini disalurkan langsung untuk 125 lokasi masjid di Jakarta agar suara azan dan kajian makin jernih.
Dalam momen hangat tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyempatkan berdialog langsung dengan para marbot penerima manfaat. Pramono menegaskan bahwa suasana kota yang aman, tempat ibadah yang nyaman, serta toleransi antarumat beragama adalah kunci utama yang bikin Jakarta berhasil meraih angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia, yakni sebesar 85,05.
Gubernur juga mengajak anak muda, jajaran DMI, dan seluruh warga Jakarta untuk terus menjaga vibes kota tetap sejuk, damai, dan makin memakmurkan masjid di setiap sudut ibu kota.
Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda, Staf Khusus Gubernur, serta pimpinan PW DMI dan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.(jm).





