JAKARTA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jakarta Pusat melibatkan 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 sebagai upaya memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Politik
Ketua Dekranasda Kota Administrasi Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, mengatakan kegiatan yang berlangsung pada 7-8 Juli 2026 di FX Sudirman itu diikuti pelaku UMKM binaan Jakarta Entrepreneur dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
“Ini adalah upaya mengembangkan dan meningkatkan wirausaha Jakarta Entrepreneur Kota Administrasi Jakarta Pusat yang berkualitas dan andal melalui pola kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pemasaran produk UMKM yang dapat menopang pertumbuhan dan pemerataan ekonomi,” kata Witri dalam pembukaan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 di Jakarta, Selasa.
Witri menjelaskan peserta berasal dari binaan Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Suku Dinas Sosial, Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian, Dekranasda Jakarta Pusat, serta Tim Penggerak PKK.
Adapun produk yang dipamerkan meliputi kerajinan, kriya, fesyen, dan berbagai produk unggulan lainnya.
Menurut Witri, melalui kegiatan tersebut pemerintah daerah ingin membangun kemitraan pemasaran yang berkelanjutan agar pelaku UMKM memiliki kesempatan memperluas pasar.
“Hasil yang diharapkan adalah Jakarta Entrepreneur khususnya yang berusaha di Jakarta Pusat dapat mandiri, berkembang, kemudian naik kelas dan dapat bersaing dengan produk-produk serupa di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Harian Dekranasda Provinsi DKI Jakarta Lisniawati Uus Kuswanto menilai Jakarta Pusat memiliki karakter yang berbeda dibanding wilayah lain karena merupakan kawasan bisnis, perkantoran, pusat aktivitas ekonomi, dan gaya hidup masyarakat. Ekonomi
Kondisi tersebut menjadikan Jakarta Pusat sebagai etalase yang tepat bagi produk-produk kerajinan lokal untuk menjangkau pasar yang lebih beragam, termasuk generasi muda yang semakin mengapresiasi produk berkualitas, memiliki cerita, serta mencerminkan identitas daerah.
“Mudah-mudahan hal ini bukan yang pertama dan bisa terus bekerja sama dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Jakarta Pusat,” ujarnya. (ant/net)





